Tugas Akhir

ANALISIS SETTING PENGAMAN TRANSFORMATOR DAYA DI GARDU INDUK NUSA DUA JIKA TERJADI GANGGUAN HUBUNG SINGKAT SATU PHASA KE TANAH

Skripsi

Abstrak

Oleh : I Gusti Agung Putra Sanjaya

Email : agungputra101@yahoo.com

Fakultas / Jurusan : Fakultas Teknik / S1 Teknik Elektro

Trafo tenaga adalah salah satu komponen sistem tenaga listrik yang ada di Gardu Induk. Salah satu gangguan transmisi distribusi tenaga listrik adalah gangguan hubung singkat. Untuk menjaga kontinyuitas dan keandalan aliran daya listrik sampai ke konsumen (beban), relai REF (Restricted Earth Fault) di gunakan sebagai peralatan pengaman dari gangguan hubung singkat satu phasa ke tanah, agar arus gangguan tidak sampai mengalir ke titik netral trafo saat putusnya kawat NGR (Neutral Ground Resistor) 40 Ohm. Arus hubung singkat satu phasa ke tanah sebelum putusnya kawat NGR (Neutral Ground Resistor) sebesar 288,675 Ampere, sedangkan arus hubung singkat sesudah putusnya kawat NGR sebesar 884,15 Ampere. Hasil analisis pemasangan relai REF pada trafo 60 MVA terhadap gangguan hubung singkat satu phasa ke tanah saat putusnya kawat NGR 40 Ohm mempunyai kemampuan proteksi yang baik berdasarkan dari perhitungan simulasi gangguan saat putusnya kawat pentanahan NGR 40 Ohm, dengan arus hubung singkat sebesar 884,15 Ampere, maka besar arus yang mengalir pada relai REF sebesar 0,263 Ampere, sedangkan relai REF di setting pada 0,233 Ampere, maka dapat dipastikan relai REF akan bekerja terlebih dahulu daripada relai lainnya seperti, relai SBEF (Stand by Earth Fault), OCR (Over Current Relay) dan GFR (Ground Fault Relay), karena waktu kerja relai REF adalah 0 detik atau tanpa waktu tunda.

Kata kunci : -

Download : File 1 File 2 File 3