Tugas Akhir

Analisis Kinerja Struktur Rangka Beton Bertulang Tidak Beraturan dengan Penambahan Tingkat Menggunakan Struktur Baja

Skripsi

Abstrak

Oleh : Gusti Ayu Rai Mahayani

Email : remindray@gmail.com

Fakultas / Jurusan : Fakultas Teknik / S1 Teknik Sipil

Pada penelitian ini dilakukan analisis kinerja struktur beton bertulang dengan penambahan tingkat menggunakan struktur baja. Adapun hal-hal yang ditinjau meliputi level kinerja model struktur, faktor faktor modifikasi respon (R), nilai kuat lebih struktur (?o), dan faktor pembesar perpindahan (Cd). Struktur gedung perkantoran terdiri dari 5 tingkat berada di Denpasar. Rencana gedung awal adalah beton bertulang 5 tingkat. Gedung dibangun secara bertahap pada dua variasi. Variasi pertama gedung tahap awal dibangun 4 lantai dengan beton bertulang dan tahap kedua pada lantai 5 menggunakan struktur baja. Variasi kedua gedung tahap awal dibangun 3 lantai pertama dengan beton bertulang dan tahap kedua pada lantai 4 dan 5 menggunakan struktur baja. Sambungan kolom beton dan kolom baja dimodel dengan tiga jenis hubugan sendi, semi rigid, dan rigid. Denah gedung tidak beraturan berbentuk L. Pemodelan struktur dan analisis pushover dibantu program ETABS 2016. Hasilnya diperoleh level kinerja dengan metode FEMA 440 EL menghasilkan struktur dengan penambahan baja menghasilkan level kinerja immediate occupancy (IO). Nilai R semua model struktur pada penelitian ini melebihi R menurut FEMA P-695 sebesar 6,0. Seluruh model memiliki nilai ?o melebihi nilai ?o SNI 1727:2012 maupun FEMA P-695 ?o yang dihasilkan antara 4,61 hingga 6,03. Hanya model dengan penambahan 2 tingkat baja dan sambungan sendi yang menghasilkan faktor pembesar perpindahan (Cd) lebih besar dari 4. Struktur dengan sambungan rigid dan semi rigid tidak menghasilkan perbedaan nilai R yang signifikan, berbeda dengan struktur yang menggunakan sambungan sendi.

Kata kunci : -

Download : File 1 File 2 File 3