Seminar Nasional Teknik Sipil ke - 3

Program Magister Teknik Sipil Fakultas Teknik Unud menyelenggarakan Seminar Nasional Teknik Sipil ke-3 dengan tema “Mitigasi Bencana dan Pembangunan Infrastruktur Teknik Sipil Berkelanjutan”. Seminar Nasional yang digelar di Agung Room Grand Inna Bali Beach Hotel Sanur, Kamis (4/7/2019) ini dibuka oleh Rektor Unud dengan menghadirkan tiga narasumber yakni Kepala Badan Informasi Geospasial Prof. Dr. Hasanuddin Z Abidin, M.Sc, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali Drs. I Made Rentin AP, M.Si dan Forensik Engineering Universitas Gadjah Mada Prof. Ir. Bambang Suhendro, M.Sc.,Ph.D. 

Ketua Panitia Dr. Ni Nyoman Pujianiki menyampaikan bahwa seminar ini merupakan kolaborasi dengan empat universitas swasta di Bali yakni Universitas Ngurah Rai, Universitas Hindu, Universitas Mahasaraswati dan Universitas Warmadewa. Seminar dihadiri oleh sekitar 200 peserta dari kalangan dosen, peneliti, praktisi dan mahasiswa yang berasal dari Aceh sampai Merauke. Berbagai topik yang diangkat dalam seminar diantaranya Upaya Pencegahan, Mitigasi dan Kesiapsiagaan Bencana, Upaya Tanggap Darurat dan Pemulihan Bencana, Manajemen Data Informasi dan Sistem Informasi Bencana, Teknologi di Bidang Pengukuran dan Survei, Struktur dan Material, Geoteknik, Manajemen Proyek dan Rekayasa Konstruksi, Transportasi, Sumber Daya Air dan Lingkungan.

Dekan Fakultas Teknik Prof. Ngakan Putu Gede Suardana dalam sambutannya menyampaikan bahwa merupakan peluang bagus untuk menyelenggarakan kegiatan ilmiah di Bali karena banyak peserta yang menginginkan pelaksanaan kegiatan seperti ini di Bali. Tentunya Seminar ini juga menjadi ajang komunikasi akademisi untuk saling sharing informasi dan mendiseminasikan hasil riset yang telah dilakukan. Melalui seminar ini juga terjadi kolaborasi akademisi, peneliti dan pemerintah dalam hal mitigasi bencana mengingat kita berada di ring of fire. Seminar diharapkan menghasilkan pemikiran mengenai bagaimana memitigasi bencana dan bagaimana membangun infrastruktur yang tahan terhadap bencana mengingat pada bencana yang terjadi di Lombok banyak bangunan rata dengan tanah pasca gempa. Hal ini juga dapat menunjang kontrak kinerja untuk mendukung jumlah jurnal yang dihasilkan.

Sementara Rektor Unud Prof. A.A Raka Sudewi sangat mengapresiasi penyelenggaraan seminar karena dapat membuka wawasan dan sharing informasi serta memperoleh inspirasi bagi peserta dari kegiatan ini. Kegiatan ini juga merupakan bagian dari tupoksi dalam Tridharma Perguruan Tinggi yakni pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat. Narasumber yang merupakan pakar dari bidangnya diharapkan dapat berbagi ilmu kepada para peserta. Penyelenggaraan seminar ini juga merupakan hal yang strategis karena kita berada diwilayah yang rentan bencana. Rektor berharap melalui tema yang diangkat memberikan manfaat dalam mengantisipasi kemungkinan bencana yang terjadi di Indonesia.