FT Unud Mantapkan Langkah Menuju Standarisasi Global Lewat Penguatan CPL dan Accord Internasional
Fakultas Teknik Universitas Udayana sukses menyelenggarakan Workshop Penguatan Sistem Pendidikan Keteknikan berbasis Outcome-Based Education (OBE) di Hotel Grand Shanti, Denpasar, pada Sabtu (18/7). Kegiatan ini sengaja digelar untuk meningkatkan mutu tata kelola kurikulum serta mempersiapkan berbagai program studi keteknikan menuju standarisasi internasional. Upaya strategis ini dilakukan guna mendukung capaian akreditasi internasional IABEE serta implementasi dari Washington Accord, Sydney Accord, dan Seoul Accord.
Workshop ini menghadirkan dua pembicara kompeten langsung dari IABEE untuk mengupas tuntas sistem pendidikan berbasis luaran. Pada sesi pertama, Ir. Berlian Kushari, S.T., M.Eng., IPM., ASEAN.Eng. memaparkan materi mengenai instrumen akreditasi internasional IABEE beserta strategi implementasi OBE pada program studi keteknikan. Penjelasan kemudian dilanjutkan pada sesi kedua oleh Ir. Arief Syaichu Rohman, M.Eng.Sc., Ph.D. yang fokus membedah evaluasi ketercapaian Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), student outcomes, hingga Continuous Quality Improvement (CQI).
Dalam pemaparannya mengenai evaluasi kurikulum, Ir. Arief Syaichu Rohman memberikan sebuah catatan filosofis yang mendalam bagi para peserta. "Yang penting belum tentu bisa diukur, yang bisa diukur belum tentu penting," tegas pembicara kedua dari IABEE tersebut saat menjelaskan dinamika penyusunan instrumen evaluasi. Pesan kuat ini mengingatkan jajaran program studi agar tidak terjebak dalam aspek formalitas administratif pengukuran, melainkan harus tetap fokus pada esensi kualitas dan substansi kemampuan yang benar-benar dibutuhkan oleh mahasiswa.
Melalui diskusi panel dan sesi berbagi praktik baik, workshop ini berhasil merumuskan rekomendasi konkret serta Rencana Tindak Lanjut (RTL) bagi fakultas. Dihadiri oleh para Ketua Program Studi beserta Tim Pelaksana Penjaminan Mutu (TPPM) dari Teknik Sipil, Elektro, Mesin, Teknologi Informasi, Industri, hingga Teknik Lingkungan, kegiatan ini diharapkan menjadi batu loncatan besar dalam penyusunan CPL dan kurikulum yang diakui secara global.


UNIVERSITAS UDAYANA