Mahasiswa Fakultas Teknik Ukir Prestasi Gemilang di Ajang NESCO 2, Raih Gold Medal dan Juara Harapan 3

Dalam upaya mengukuhkan eksistensi dan kontribusi mahasiswa di kancah kompetisi akademik nasional, mahasiswa Fakultas Teknik kembali menunjukkan capaian yang patut diapresiasi. Pada ajang National Essay Competition (NESCO) 2, dua mahasiswa berhasil menorehkan prestasi yang membanggakan dengan meraih Gold Medal serta Juara Harapan 3, sebuah pencapaian yang tidak hanya merepresentasikan kualitas individu, tetapi juga mencerminkan atmosfer akademik yang kompetitif dan produktif di lingkungan Fakultas Teknik.

Kompetisi yang diselenggarakan secara kolaboratif oleh PRISMA, STIMATA, serta Universitas Negeri Malang ini berlangsung selama tiga hari, yakni pada tanggal 17 hingga 19 April 2026. Kegiatan tersebut dipusatkan di lingkungan kampus Universitas Negeri Malang yang menjadi lokasi berkumpulnya para peserta dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia, menjadikan kompetisi ini sebagai wadah pertukaran gagasan, pemikiran kritis, serta inovasi berbasis tulisan ilmiah.

Mahasiswa yang berpartisipasi dalam ajang ini adalah Ayundina Oktavia Bella dari Program Studi Teknik Mesin dan Dhani Nugroh Qita Pratama dari Program Studi Teknik Industri. Dalam proses kompetisi yang berlangsung secara bertahap, mulai dari seleksi administrasi, penilaian substansi esai, hingga tahap presentasi dan penjurian akhir, kedua mahasiswa tersebut mampu menunjukkan kualitas karya yang tidak hanya unggul dari sisi ide, tetapi juga kuat dalam argumentasi, relevansi tema, serta kedalaman analisis yang diangkat.

Keberhasilan meraih Gold Medal menjadi indikator bahwa karya yang dihasilkan memiliki nilai unggul dibandingkan peserta lainnya, sementara raihan Juara Harapan 3 juga menunjukkan konsistensi kualitas yang tetap berada pada level kompetitif. Capaian ini tentunya tidak terlepas dari proses panjang yang dilalui, mulai dari penyusunan ide, pengembangan gagasan, hingga proses revisi yang berkelanjutan.

Lebih dari sekadar capaian individual, prestasi ini juga menjadi refleksi dari peran institusi dalam menciptakan ekosistem akademik yang mendukung mahasiswa untuk terus berkembang. Fakultas Teknik dinilai berhasil mendorong mahasiswa untuk tidak hanya berfokus pada aspek teoritis di dalam ruang kelas, tetapi juga aktif berpartisipasi dalam berbagai ajang kompetisi yang mampu mengasah kemampuan berpikir kritis, analitis, serta komunikatif.

Dengan diraihnya prestasi ini, diharapkan dapat menjadi pemantik semangat bagi mahasiswa lainnya untuk terus berpartisipasi dalam kegiatan serupa. Kompetisi seperti NESCO 2 tidak hanya menjadi ajang unjuk kemampuan, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran yang memberikan pengalaman berharga dalam menghadapi tantangan di tingkat nasional.

Ke depan, Fakultas Teknik diharapkan terus melahirkan mahasiswa-mahasiswa berprestasi yang tidak hanya mampu bersaing, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata melalui gagasan dan inovasi yang berdampak bagi masyarakat luas.