Fakultas Teknik Universitas Udayana Dampingi Persiapan Sistem Air Bersih di Desa Adat Amertasari Pegayaman
Fakultas Teknik Universitas Udayana kembali menunjukkan komitmennya dalam
pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan pengabdian kepada
masyarakat berupa pelatihan dan koordinasi persiapan pengerjaan sistem air
bersih di Desa Adat Amertasari, Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Kabupaten
Buleleng. Kegiatan ini dilaksanakan pada 24 Mei 2026 sebagai bagian dari
program Global Grant #2685887 Batugunung–Amertasari Clean Water Project.
Program pembangunan sistem air bersih tersebut merupakan hasil kolaborasi
antara Rotary Club Bali Taman District 3420 sebagai host sponsor,
Rotary Club of Yongin District 3600 Korea sebagai international sponsor,
serta Fakultas Teknik Universitas Udayana sebagai pendamping teknis. Kegiatan
ini bertujuan untuk membantu masyarakat Desa Adat Amertasari memperoleh akses
pelayanan air bersih yang lebih baik dan berkelanjutan.
Desa Adat Amertasari yang berada di kawasan perbukitan kaki Gunung Mangu
memiliki kondisi geografis berupa perbukitan dan lembah, dengan jumlah penduduk
sekitar 150 kepala keluarga yang tersebar di wilayah desa adat tersebut.
Meskipun terdapat beberapa sumber mata air di sekitar wilayah tersebut,
pelayanan air bersih kepada masyarakat masih belum optimal akibat keterbatasan
biaya dan pengetahuan teknis.
Melalui kerja sama yang terjalin antara Rotary dan Fakultas Teknik
Universitas Udayana, pembangunan sistem air bersih mulai dirancang secara
terstruktur. Fakultas Teknik Universitas Udayana memiliki tanggung jawab dalam
perencanaan sistem, sosialisasi, pelatihan, pendampingan masyarakat, hingga
evaluasi sistem sesuai nota kesepahaman yang telah disepakati kedua belah
pihak.
Kegiatan pelatihan dan koordinasi yang dilaksanakan melibatkan para pemuka
masyarakat seperti Bendesa Adat, Kepala Dusun, Pekaseh, pemangku, serta
masyarakat setempat. Pertemuan berlangsung di Balai Banjar Desa Adat Amertasari
yang berada di dekat kawasan Turyapada. Dalam kegiatan tersebut, tim Fakultas
Teknik Universitas Udayana memberikan penjelasan mengenai sistem perpipaan air
bersih, standar operasional pengerjaan, hingga praktik penyambungan pipa dan
pemasangan aksesoris HDPE.
Selain memberikan pelatihan teknis, kegiatan ini juga menghasilkan
kesepakatan bersama terkait lokasi pemasangan sistem perpipaan dan mekanisme
kerja secara gotong royong antara masyarakat dengan pendampingan dari tim
Fakultas Teknik Universitas Udayana. Masyarakat diharapkan mampu memahami
proses pengerjaan sistem air bersih sehingga pembangunan dapat berjalan lancar
tanpa menimbulkan kendala sosial maupun teknis.
Kegiatan pengabdian ini menjadi bentuk nyata kontribusi Fakultas Teknik Universitas Udayana dalam mendukung pembangunan infrastruktur dasar masyarakat, khususnya penyediaan akses air bersih yang layak dan berkelanjutan bagi masyarakat Desa Adat Amertasari Pegayaman.


UNIVERSITAS UDAYANA